Monday, January 10, 2011

RIM akan dicabut izinnya..?

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring kembali mengancam akan mencabut izin usaha Research in Motion (RIM) karena menilai perusahaan tersebut tidak mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia.

"Kita sudah memperingatkan RIM agar mau memblokir situs porno yang ada di BlackBerry namun mereka menolaknya. Kalau tidak dipenuhi, ya Kemenkominfo akan mencabut izinnya di Indonesia," terang Tifatul, usai pelantikan pejabat Eselon 1 di jajaran Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (7/1/2011).

Menurut Tifatul, RIM masih akan diberi kesempatan untuk bertemu dengan pihak Kemenkominfo hingga 2 pekan ke depan. Jika tidak Kemenkominfo tanpa ragu lagi akan memberikan sanksi kepada perusahaan asal Kanada tersebut berupa pencabutan izin operasional.

"Kita masih beri tenggat waktu 2 minggu lagi. Setelah itu kita akan beri sanksi," tegas Menteri asal PKS tersebut.

Sementara itu, terulangnya warning yang diberikan kepada RIM dari pemerintah, menurut Kepala Humas dan Informatika Gatot S Dewabroto bukan merupakan sesuatu yang mendadak. Melainkan sudah jauh-jauh hari diberikan peringatan dan bahkan dilakukan pertemuan.

"Kita sudah ada pertemuan dengan pihak RIM beberapa waktu lalu tapi mereka menolak mematuhinya. Nanti pekan depan akan ada pertemuan lagi, baru setelah itu akan diberikan sanksi tegas jika memang tidak mematuhinya. Jadi tidak ada ancaman yang sifatnya mendadak," tukas Gatot.

Gatot juga menambahkan, kendati sudah menunjuk Country Manager PT RIM Indonesia, pihaknya masih akan menunggu perwakilan dari Kanada untuk melakukan pertemuan. Bagi Gatot, itu bukanlah masalah, karena tidak tercantum dalam undang-undang.

"Kita menghormati masalah tersebut. Tapi kalau masalah sensor pornografi, itu sudah tertuang dalam undang-undang. kita tidak bisa mentolerirnya," tandasnya.

Sebelumnya juga, Muhammad Budi Setiawan dari Postel mengatakan, (RIM Indonesia) mengeluh pada saat pertemuan terakhir terkait masalah sensor di handset. Mereka tidak mau mengeluarkan investasi buat melakukan sensor di handset BlackBerry.

Walaupun pada dasarnya, RIM Indonesia setuju mengenai aturan sensor internet. Namun mereka itu malah meminta dana investasi kepada operator selaku partner mereka di I

Sumber : Okezone

No comments:

Post a Comment

Related Post

FRIEND'S BANNER

Subscribe Now: google

Add to Google Reader or Homepage

Blog Archive

Jadwal Sholat

VISITOR

Followers

Tukeran link



Copy kode di bawah kedalam blog anda,dan saya akan segera link back.Mohon Konfirmasinya di shout box yah..

Kerja DiRumah

FeedBurner

About Me

My photo
Hi..Thanks to visit my blog,I'm a working mother with 3 adorable Kids and loving wife of my hubby :) .Currently still working at one company in Jakarta.Hopefully..can be a working at home Mom soon..:)_